fbpx

Dewa Batu Riverside Tubing

Bagi wisatawan di Jogja tentu tidak asing dengan istilah Cave Tubing, baik di Goa Pindul maupun Kalisuci. Semuanya ada di Kabupaten Gunung Kidul. Namun, tidak banyak yang tahu tentang Dewa Batu Riverside Tubing di Kabupaten Bantul.  Kegiatannya hampir sama, yaitu menyusuri aliran air dengan menggunakan ban. Namun, lokasi wisata yang baru diresmikan akhir maret ini mengajak wisatawan untuk menyusuri tepian sungai kecil di Blawang.

Desa Wisata Blawong Satu

Dewa Batu Riverside Tubing

Desa Wisata Blawong Satu yang biasa disebut Dewa Batu Riverside Tubing berada di Dusun Blawong 1 Trimulyo, Jetis, Bantul ini awalnya bukan tempat wisata, melainkan sungai tempat pembuangan sampah. Padahal sungai ini merupakan saluran irigrasi primer sungai Opak. Atas keprihatinan ini akhirnya warga berupaya menyulap tempat sampah ini menjadi tempat wisata. Perubahan fungsi sungai sebagai tempat membuang sampah menjadi tempat wisata yang cantik dan menarik, membuat warga segan membuang sampah di sungai. Warga tidak sendiri, pemerintah hadir dengan program pembuatan talud di sisi kanan dan kiri sungai. Setelah itu warga berinisiatif untuk mengecat talud tersebut agar indah. Uang awal yg digunakan adalah uang patungan dari Bapak Dukuh Blawong Satu dengan teman-teman Bapak Dukuh yang juga merupakan warga Blawong Satu.

Susur Sungai

Dewa Batu Riverside Tubing

Setelah Sungai terlihat indah dan digunakan untuk susur sungai, lama kelamaan warga di sekitar wilayah Blawong Satu menjadi tertarik. Foto-foto keindahannya tersebar dalam group-group WA maupun FB. Akhirnya ditawarkanlah kepada warga untuk melakukan penjualan saham yang pembelinya hanya warga Blawong Satu. Satu saham dihargai Rp 150.000,00. Selama masa penjualan saham, terkumpulah 50 orang pembeli saham. Setelah terkumpul uang, warga kemudian pengelola melakukan studi banding ke Gua Pindul dan melengkapi alat pelampung dan ban. Jadilah tempat wisata yang sekarang ini. Sebuah lokasi wisata baru atas kesadaran warga, mengubah saluran irigasi menjadi pendapatan. Setelah semuanya siap, maka di launcinglah Dewa Batu Riverside Tubing ini pada bulan Maret lalu.

 

Dewa Batu Riverside Tubing

Irigasi di Sungai Opak sepanjang 300 meter ini kini sudah cantik dan siap menerima pengunjung dari pagi hingga sore hari. Setiap pengunjung hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 10.000,00 saja untuk mendapatkan segelas minuman hangat, pelampung, ban dan pemandu wisata di Dewa Batu Riverside Tubing. Sedangkan untuk menikmati seporsi soto, bisa memesan ke panitia seharga Rp 7.000,00 saja. Pengelola wisata  Dewa Batu Riverside Tubing.juga menyediakan fasilitas fotografer dengan harga berbeda apabila pengunjung ingindibantu dalam hal pendokumentassikan kegiatan.

Dewa Batu Riverside Tubing

Dewa Batu Riverside Tubing

Berkunjung ke Dewa Batu Riverside Tubing. selain liburan dengan harga murah meriah juga berarti membantu warga untuk menjaga lingkungannya. Bagaimana tidak, selama lokasi ini ramai pengunjung, tidak mungkin sungainya akan kotor. Pengelola berusaha sungainya tetap bersih agar penghasilan tetap mengalir dari tempat wisata ini. Bagi wisatawan yang peduli terhadap lingkungan dan kehidupan social, berkunjunglah ke Wisata Rumah Jiwa Panti Hafara. Wisatawan akan belajar banyak hal terkait kehidupan social dan lingkungan yang lebih baik.

Kategori: Blog

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *