fbpx

Penginapan di Jogja berkembang dengan pesat. Tidak hanya penginapan modern, namun penginapan tradisonal juga berkembang bak jamur dimusim penghujan. Pelan tapi pasti, penginapan tradisional semakin diminati oleh wisatawan yang berkunjung di Jogja.

Homestay rumah tradisional banyak dinikmati oleh wisatawan. Rumah Jawa ini terdiri dari 8 tiang utama. Biasanya hanya terdiri dari ruang induk dan ruang tambahan.  Meskipun demikian, rumah jawa ini sangat istimewa

Homestay Tradisional

Atap Rumah Jawa diyakini sebagai lambang status sosial pemiliknya.

Atap Rumah Jawa ada bermacam-macam modelnya. Setiap model dari atap tersebut memiliki arti.

  • Atap Rumah Panggang Pe sangat sederhana karena miring ke salah satu sisi atau berat sebelah. Biasanya model rumah dengan atap seperti ini digunakan untuk berjualan. Sedangkan rumah milik rakyat biasa, atapnya seimbang antara sisi kiri dan sisi kanan sehingga membentuk segitiga runcing.
  • Rumah Limasan adalah rumah bagi masyarakat strata atas dan paling banyak digunakan oleh masyarakat Jawa. Atap Rumah Limasan, menutupi bagian atas rumah pada keempat sisinya dan berbentuk segitiga tumpul
  • Atap Joglo adalah atap dari Rumah Jawa yang paling mewah. Biasanya Rumah Joglo dimiliki oleh bangsawan Jawa. Atap utamanya berbentuk curam dan tiang lanjutannya melandai, tetapi tidak sepanjang Rumah Limasan.

Bagunan Rumah Jawa Tradisional ada sejak zaman Majapahit

Homestay Tradisional

Rumah Jawa layak disebut sebagai rumah tradisional, dimana tradisi pembuatan rumah tersebut sudah ada sejak zaman dahulu kala. Relief Rumah Jawa sudah ada di dalam lukisan Candi Borobudur yang dibuat pada zaman Majapahit, namun memiliki jarak antara rumah dengan tanah. Kemungkinan rumah tersebut adalah Rumah Panggung. Sedangkan bahan materialnya adalah kayu dan bambu. Rumah Jawa kemudian ditiru oleh belanda dalam membuat rumah di Indonesia karena rumah jawa mampu melawan terik matahari dan derasnya hujan. Rumah Jawa juga memiliki sirkulasi udara yang baik.

Homestay Tradisional

Bagian Rumah Jawa

Rumah Jawa mimiliki 3 bagian, yaitu : pendopo, pringitan dan dalem.

  • Pendopo adalah teras tempat menemui tamu
  • Pringitan adalah ruang santai keluarga yang bersifat privat. Tidak semua tamu boleh memasuki ruangan ini
  • Dalem adalah bagian paling utama dan tempat penghuni tinggal

Homestay rumah tradisional di Jogja

Homestay Tradisional

  • Joglo Plawang International Boutique
  • Tembi Rumah Budaya
  • Ndalem Limasan Ndeso Homestay
  • Rumah Limasan Jawa Homestay
  • Homestay Kaki Langit

Nah, setelah mendapatkan info penginapan homestay rumah tradisional di Jogja yang jawa banget, bisa mampir tuh ke Wisata Rumah Jiwa untuk melihat Tarian Kolosebo yang tidak kalah jauh dari tradisi jawa. Lokasinya berada di Gambiran, RT 11, Blawong 2, Trimulyo, Jetis, Bantul. Temen-temen bisa reservasi dulu juga dengan menghubungi hotline di nomor 085327966727

Kategori: Blog

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *